Braya HUB

Lebih Efisien dan Terintegrasi: Keberhasilan Pelatihan dan Implementasi HRIS Braya di RS Panti Rapih

Screenshot 2026-01-28 100633

Di era modern seperti sekarang, industri pelayanan kesehatan dituntut untuk bergerak serba cepat dan akurat. Tantangan ini tidak hanya berlaku pada lini pelayanan medis di garda terdepan, melainkan juga pada sistem tata kelola manajemen internal yang mendukungnya. Menjawab kebutuhan mendasar tersebut, Rumah Sakit Panti Rapih secara resmi telah sukses menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan serta penyempurnaan implementasi sistem Human Resource Information System (HRIS). Langkah digitalisasi ini dikembangkan secara penuh oleh BRAYA HRIS sebagai mitra penyedia solusi pengelolaan SDM.Keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata dari kapabilitas dan komitmen tim Braya dalam mendukung agenda digitalisasi manajemen di instansi skala besar. Seluruh rangkaian kegiatan pelatihan yang berlangsung intensif sejak akhir Januari hingga April 2026 ini dilaksanakan secara daring. Metode jarak jauh ini dipilih untuk memastikan efisiensi waktu yang optimal bagi tim SDM di rumah sakit, tanpa mengurangi sedikitpun kualitas transfer pengetahuan serta pendalaman materi sistem yang diberikan kepada para pengguna.

 

Kedalaman Fungsi: Penguasaan Modul-Modul Utama HRIS

Untuk memastikan sistem baru ini dapat bekerja secara optimal, proses implementasi dan pelatihan difokuskan pada penguasaan 10 modul utama HRIS. Modul-modul ini dirancang secara spesifik untuk mendigitalisasi proses kerja Bidang SDM di Rumah Sakit Panti Rapih agar lebih praktis, transparan, dan akurat:

1. Modul Organisasi dan Pekerja

Modul ini menjadi fondasi awal dari seluruh ekosistem HRIS. Melalui modul ini, Bidang SDM RS Panti Rapih dibekali kemampuan untuk mengelola struktur instansi secara dinamis dan mengintegrasikan pusat data digital seluruh karyawan. Integrasi ini memastikan bahwa setiap perubahan posisi, jabatan, maupun pemetaan unit kerja di dalam rumah sakit dapat diperbarui secara real-time.

2. Modul Rekrutmen dan Diklat

Proses pemenuhan dan pengembangan kompetensi tenaga kesehatan kini menjadi lebih terukur. Modul Rekrutmen membantu mendigitalisasi alur penerimaan pegawai baru sejak tahap perencanaan SDM hingga penawaran kerja. Sementara itu, Modul Diklat mempermudah tata kelola program Pendidikan & Pelatihan internal, manajemen instruktur, hingga pengarsipan data orientasi secara akuntabel.

3. Modul Operasional SDM dan Keuangan

Aspek operasional harian karyawan di rumah sakit memiliki keterkaitan yang erat dengan regulasi finansial. Melalui modul ini, pencatatan aktivitas kepegawaian seperti pengajuan cuti, jaga malam, perjalanan dinas, pinjaman karyawan, hingga status hubungan kerja (PHK) dapat terdokumentasi secara digital sehingga memudahkan pelacakan data dan terkait langsung dengan perhitungan gaji. Selain itu, terdapat juga fitur keuangan seperti reimbursement, petty cash, dan cash advance sebagai upaya transparansi pengelolaan keuangan SDM untuk memastikan akurasi data yang tinggi.

4. Modul Kinerja dan Pengelolaan Talenta 

Pengukuran produktivitas kerja di lingkungan rumah sakit memerlukan instrumen yang objektif. Modul Kinerja dalam BRAYA HRIS menyediakan sistem monitoring digital yang memudahkan pihak manajemen dalam mengevaluasi pencapaian target, standar kompetensi, serta penilaian produktivitas kerja karyawan berdasarkan data yang valid. Nantinya, penilaian kinerja ini dapat dijadikan dasar bagi pemetaan talenta-talenta terbaik maupun mendeteksi gap competency di rumah sakit agar kualitas SDM tetap produktif, kompetitif, dan unggul.

5. Modul Time & Attendance, serta Payroll

Sebagai puncak dari implementasi, dua modul krusial ini memegang peran penting dalam operasional harian. Pengguna dilatih untuk mengotomatisasi pencatatan kehadiran karyawan, memetakan pengembangan bakat, hingga mengalkulasi sistem penggajian (payroll) secara otomatis. Otomatisasi ini sangat efektif untuk mengurangi risiko human error dalam penghitungan hak-hak karyawan.

 

Rangkaian Aktivitas dan Penyempurnaan Sistem yang Solutif

 

Implementasi HRIS BRAYA di RS Panti Rapih

Bagi Braya, keberhasilan sebuah implementasi teknologi tidak hanya dinilai dari selesainya instalasi perangkat lunak, melainkan dari sejauh mana sistem tersebut mampu menjawab kebutuhan nyata para pengguna di lapangan. Oleh karena itu, proyek ini diawali secara terstruktur melalui sesi Kick-Off Meeting pada 28 Januari 2026. Langkah awal ini krusial untuk menyepakati lini masa (timeline), menentukan batas ruang lingkup kerja (scope), serta menyelaraskan teknis pelaksanaan agar berjalan mulus.

Selama periode pelatihan intensif dari bulan Maret hingga April 2026, tim teknis Braya membuktikan reputasi dan komitmennya yang kuat. Sadar bahwa setiap instansi memiliki keunikan alur kerja tersendiri, tim Braya aktif mendengarkan masukan dari Bidang SDM RS Panti Rapih. Ketika ditemukan kendala teknis atau fungsi yang kurang maksimal selama pelatihan, tim dengan cepat merespon dengan melakukan perbaikan (bug fixing) dan penyesuaian sistem.

Berbagai penyempurnaan berhasil diselesaikan dengan presisi, mulai dari perbaikan penginputan di struktur organisasi, penanganan kendala mutasi pekerja, pembaruan otomatisasi format surat-menyurat rekrutmen, hingga sinkronisasi data operasional SDM, jatah cuti, dan kalkulasi penggajian. Hasil akhir pelatihan menunjukkan bahwa seluruh modul dapat dioperasikan dengan sangat baik tanpa kendala berarti. Penyelesaian ini mencerminkan kompetensi mendalam tim Braya yang tidak hanya kuat dari sisi teknis IT, melainkan juga sangat memahami regulasi rumit serta alur kerja di industri rumah sakit.

Komitmen Sukses Bersama Klien

Kesuksesan program implementasi di Rumah Sakit Panti Rapih ini mempertegas posisi BRAYA HRIS sebagai penyedia layanan HRIS yang terpercaya, solutif, dan berorientasi pada kebutuhan jangka panjang klien. Dengan hadirnya integrasi data terpusat dari sistem HRIS Sadhana, Rumah Sakit Panti Rapih kini telah memiliki fondasi digital yang kuat untuk menjalankan pengelolaan SDM yang lebih praktis, transparan, dan akurat.

Braya memegang teguh prinsip profesionalisme bahwa penyediaan teknologi harus berjalan beriringan dengan kesiapan sumber daya manusianya. Oleh sebab itu, jaminan transfer pengetahuan yang dilakukan selama sesi pelatihan memastikan bahwa setiap pengguna di bawah Bidang SDM RS Panti Rapih kini siap dan mampu mengoperasikan seluruh fitur sistem secara mandiri. Kesuksesan proyek ini menjadi bagian penting dari catatan rekam jejak panjang Braya dalam mendampingi berbagai perusahaan bertransisi menuju ekosistem digital secara mulus, aman, dan berdampak positif bagi produktivitas bisnis.

Siap bertransformasi ke era digital dan meningkatkan produktivitas perusahaan Anda? Jangan biarkan proses administrasi manual menghambat pertumbuhan bisnis Anda. Jadikan manajemen SDM lebih modern, efisien, dan terintegrasi sekarang juga bersama solusi HRIS tepercaya dari BRAYA HRIS. Hubungi tim ahli kami hari ini untuk konsultasi gratis dan jadwalkan sesi demonstrasi sistem BRAYA HRIS yang dirancang khusus sesuai kebutuhan unik industri Anda! 

Artikel Terkait

Mar 16, 2026, 01_34_23 PM

Finalisasi Penyusunan SOP: Tonggak Awal Membangun Kapasitas SDM

Scroll to Top